
SLOT GACOR Jude Bellingham Lolos dari Kartu Merah Jude Bellingham nyaris menjadi pusat kontroversi saat Inggris bermain imbang 0-0 melawan Ghana di laga Piala Dunia 2026. Gelandang Real Madrid itu lolos dari hukuman meski melakukan tindakan yang kini masuk aturan ketat FIFA.
Inggris tampil frustrasi sepanjang pertandingan melawan Ghana yang bermain sangat disiplin dalam bertahan. Kebuntuan membuat Bellingham beberapa kali menunjukkan ekspresi kesal di lapangan.
Momen kontroversial muncul di pertengahan laga ketika Bellingham berbicara dengan Jordan Ayew sambil menutupi mulutnya dengan tangan. Aksi itu kini menjadi perhatian besar karena berpotensi berujung kartu merah.
Aturan Baru FIFA Jadi Perhatian
Jude Bellingham avoided a red card after seemingly breaking a new FIFA rule during a confrontation with Jordan Ayew.
FIFA resmi mengesahkan aturan baru pada Kongres FIFA bulan April.Aturan ini muncul setelah insiden antara Vinicius Junior dan Gianluca Prestianni di Liga Champions pada Februari.
Presiden FIFA, Gianni Infantino. menegaskan pentingnya regulasi tersebut. Ia menilai aturan itu berkaitan langsung dengan respek di atas lapangan.
“Hal tentang menutupi mulut ini adalah aturan yang sangat penting bagi kami. Ini soal rasa hormat dan contoh yang harus kita berikan,” ujar Infantino.
Ia menambahkan bahwa FIFA telah menjelaskan aturan itu kepada semua pihak. “Jika Anda tidak menyembunyikan apa pun, Anda tidak menutupi mulut saat berbicara dengan seseorang.”
Jude Bellingham Beruntung Tak Dihukum
Jude Bellingham Lolos dari Kartu Merah meski rekaman menunjukkan Jude Bellingham menutupi mulut saat berbicara, wasit tidak mengambil tindakan.
Ia bahkan menjadi pemain pertama yang terkena sanksi berdasarkan aturan baru tersebut.
Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, menjelaskan aturan itu tidak memberi ruang interpretasi luas. “Menurut aturan, jika Anda menutupi mulut, Anda akan diusir. Kartu merah.”
Kondisi ini membuat banyak pihak mempertanyakan konsistensi penerapan regulasi. Jude Bellingham pada akhirnya bisa menuntaskan laga tanpa hukuman apa pun.
Thomas Tuchel Akui Ghana Sangat Sulit Ditembus
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengakui Ghana bermain sangat disiplin sepanjang laga. Menurutnya, lawan bertahan sangat dalam dan menutup hampir semua ruang.
“Apresiasi untuk mereka. Saya jarang melihat performa fisik seperti itu dari sebuah tim,” kata Tuchel.
Ia menilai Inggris sebenarnya terus menekan hingga akhir pertandingan. Namun, efektivitas di depan gawang menjadi masalah utama.
Tuchel juga menyinggung peluang emas milik Harry Kane yang gagal berbuah gol. Inggris terus menciptakan peluang, tetapi tetap tidak mampu memecah kebuntuan hingga peluit akhir.