Juni 4, 2026
hfjjvrswwaakkexjpeg-20260405094739

JURAGANCASINO.COM Selamat Tinggal Emil Audero – Klubnya Emil AuderoCremonese, gagal menghindari jurang degradasi.

Cremonese di pastikan turun kasta menyusul kekalahan dari Como pada laga terakhir Liga Italia 2025-2026.

Memainkan pekan ke-38 di kandang sendiri, Stadio Giovanni Zini, Senin (25/5/2026) dini hari WIB, Emil Audero dkk tumbang dari klub milik Djarum Grup dengan skor 1-4.

Sebenarnya nasib Cremonese juga di tentukan oleh tim lain.

Sebelum kick-off, Cremonese memiliki 34 poin dan menghuni posisi ke-18 klasemen atau batas masuk zona merah.

Mereka tertinggal satu angka dari Lecce yang menduduki tangga ke-17 alias batas zona aman.

Mau tak mau Cremonese wajib menang sambil berharap sang rival kalah atau seri.

Nyatanya, fakta tidak berjalan sesuai harapan.

Cremonese keok oleh Como, sedangkan Lecce menang atas Genoa.

Jalannya pertandingan

Gawang Cremonese yang di kawal Audero mendapat ancaman sejak sepak mula.

Audero beruntung karena ancaman dari pemain rival masih melebar.

Laga berjalan 24 menit, sang kiper timnas Indonesia di teror oleh sundulan Assane Diao.

Delapan menit kemudian, Audero lagi-lagi selamat setelah tandukan Jacobo Ramon melenceng tipis.

Keberuntungan Audero berakhir pada ke-36 usai di bobol Jesus Rodriguez.

Sebelum gol terjadi, dia sempat memamerkan aksi gemilang dengan menepis tembakan Anastasius Douvikas.

Namun, kemudian Audero gagal membendung tembakan Rodriguez dari bola rebound.

Gawang Cremonese nyaris kembali kebobolan pada menit ke-44 ketika Audero tak mampu menahan lesakkan Douvikas dari area kanan kotak penalti.

Kali ini si kiper keturunan Mataram beruntung karena tembakan pemain rival melenceng dari sasaran.

Skor 1-0 untuk Como menutup babak pertama.

Hasil Liga Italia – Selamat Tinggal Emil Audero

Selepas rehat, petaka kembali menghampiri Cromenese.

Gawang kawalan Audeo jebol lagi pada menit ke-51 oleh tembakan first time Douvikas.

Empat menit berselang, tuan rumah mendapat angin segar setelah di beri hadiah penalti.

Wasit Danil Maresca menunjuk titik putih menyusul pelanggaran yang di lakukan Jacobo Ramon terhadap Jamie Vardy.

Federico Bonazzoli maju sebagai eksekutor dan berhasil nyekor untuk memangkas ketertinggalan Cremonese.

Tiga menit berselang, Bonazolli punya peluang buat mencetak gol keduanya lewat posisi ideal di sisi kanan kotak terlarang.

Dasar apes, tembakan dia terbang ke atas gawang.

Como gantian memperoleh penalti setelah wasit berkonsultasi dengan petugas VAR.

Keputusan tersebut memicu protes keras dari pemain Cremonese, Alberto Grassi, yang membuahkan kartu merah.

Dua pemain cadangan tuan rumah, David Okereke dan Milan Djuric, juga menerima pengusiran.

Pengadil lapangan tetap pada pendiriannya untuk memberikan penalti kepada Como.

Turun sebagai algojo, Lucas Da Cunha menaklukkan Audero untuk memperlebar margin skor menjadi 3-1 pada menit ke-74.

Audero salah menebak arah tembakan yang ternyata menyasar ke tengah gawang.

Masuk menit ke-81, eks kiper Juventus dibobol oleh orang yang sama dalam situasi duel satu lawan satu.

Tak ada gol tambahan lagi sampai pertandingan selesai.

Cremonese 1-4 Como (Federico Bonazzoli 55′-pen; Jesus Rodriguez 36′, Anastasius Douvikas 51′, Lucas Da Cunha 74′-pen, 81′)

Cremonese: 1-Audero, 24-Terraciano (4-Barbieri 83′), 15-Bianchetti, 5-Luperto, 7-Zerbin (22-Floriani 46′), 2-Thorsby (18-Collocolo 46′), 33-Grassi, 29-Maleh (27-Vandeputte 16′), 3-Pezzella, 90-Bonazzoli (21-Tessardi 85′), 10-Vardy

Pelatih: Giampaolo

Como: 1-Butez, 18-Moreno (77-Van der Brempt 76′), 2-Kempf, 14-Ramon, 28-Smolcic, 33-Da Cunha, 23-Perrone, 17-Rodriguez (6-Caqueret 64′), 20-Baturina (8-Roberto 83′), 38-Diao (31-Vojvoda 83′), 11-Douvikas (7-Morata 83′)

Pelatih: Fabregas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *