Mei 25, 2026
afp__20260523__b3v69zq__v1__midr-20260524094645

JURAGANCASINO.COM Penyintas Terakhir Generasi Emas – Kepergian Dani Carvajal menandakan akhir dari sebuah era di Real Madrid yang penuh gemerlap prestasi.

Bek sayap berusia 34 tahun itu resmi menjalani pertandingan terakhirnya dengan seragam Los Blancos di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/5/2026).

Real Madrid menekuk Athletic Bilbao 4-2 pada duel pekan ke-38 yang menyudahi perjalanan mereka di Liga Spanyol musim ini.

Perpisahan Dani Carvajal lengkap dengan kontribusi asis untuk gol pembuka yang di cetak Gonzalo Garcia.

Ia di tarik keluar pada menit ke-84 yang menyediakan kesempatan publik Bernabeu memberikan aplaus.

Selepas pertandingan, Carvajal menyampaikan pidato emosional. Matanya memerah karena di penuhi air mata perpisahan.

Sang kapten Los Blancos menyudahi pengabdian dua dekade lebih untuk Real Madrid jika menghitung eksistensinya sejak level akademi.

Carvajal ditempa bersama Real Madrid B pada 2010-2012, lalu disekolahkan ke Bayer Leverkusen.

Semusim di Jerman sudah cukup sebagai modalnya pulang ke ibu kota Spanyol.

Real Madrid mengaktifkan klausul pembelian kembali Carvajal dan menjadikannya rekrutan pertama bagi pelatih Carlo Ancelotti di musim 2013-2014.

Pada musim itu pula Madrid merampungkan misi La Decima atau gelar juara ke-10 di Liga Champions.

Carvajal termasuk anggota generasi emas Los Blancos di era ini yang melanjutkan dominasi mereka hingga beberapa tahun kemudian.

Bersama sederet legenda lain publik Bernabeu, pria kelahiran Leganes ini menorehkan triplete alias hattrick gelar juara Liga Champions pada 2016-2018 di bawah asuhan Zinedine Zidane.

Namun, satu per satu anggota generasi jaya tersebut hengkang. Nama-nama top semodel Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, Raphael Varane, Isco, Gareth Bale, Casemiro, Marcelo, Karim Benzema, hingga Luka Modric bergiliran pamit.

Sekarang antreannya berhenti di Carvajal. Seturut kontraknya habis, dia resmi meninggalkan Bernabeu dengan catatan 451 penampilan, 14 gol, dan 27 trofi.

“Sulit untuk di jelaskan. Hati saya terharu tanpa sadar, rasanya baru kemarin saat pertama kali melihat lapangan latihan,” ucapnya dalam momen wawancara emosional kepada Real Madrid TV.

Penyintas Terakhir Generasi Emas Real Madrid Pergi

“Saya menutup bab yang indah dalam hidup dan karier yang melampaui impian terliar saya. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada klub ini dan para penggemar.”

“Terima kasih sekali lagi. Saya menikmatinya sejak hari pertama hingga terakhir.”

“Saya berharap dapat kembali ke tempat yang saya anggap sebagai rumah di masa depan.”

“Dengan cara yang berbeda, tapi tetap membantu tim seperti biasa,” ucapnya sembari berkaca-kaca.

Tak lupa Carvajal menyebut sejumlah rekan yang ikut menyertai perjalanannya selama 13 tahun terakhir di klub.

“Kalau ada yang mengatakan kepada saya saat masih kecil bahwa saya akan memiliki karier seperti ini, saya bahkan tidak akan membayangkannya,” lanjutnya.

“Sungguh luar biasa. Berbagi ruang ganti dengan orang-orang yang luar biasa: pemain, pelatih, dan petugas klub. Ini adalah klub terbaik di dunia.”

Real Madrid bukan sekadar klub dalam hidup saya, melainkan hidup saya sendiri.”

“berada di sini selama 23 tahun dan meraih setiap gelar juara yang bisa di raih bersama klub ini.”

“Saya bahkan pernah menjadi kapten, Saya pergi dengan perasaan sangat bahagia dan puas.”

“Saya tak bisa berhenti mengenang era keemasan yang telah kami jalani. Dengan kepergian saya hari ini, kami mengakhiri era yang luar biasa.”

“Era lahirnya empat gelar juara Liga Champions dalam lima tahun. La Decima, tiga trofi Liga Champions berturut-turut.”

Cristiano, Casillas, Ramos, Ancelotti, Zidane… begitu banyak nama yang telah mengibarkan lambang klub ini dengan rasa bangga.”

“Saya hanya akan meminta Anda untuk memberi tepuk tangan meriah bagi mereka, karena mereka yang membuat kami hebat dan membawa klub ke puncak tertinggi,” ucap anggota timnas Spanyol saat juara Euro 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *